KUA Pronojiwo Lumajang Resmikan Kampung BIMAMERDEKA

  • Kamis, 11 Agustus 2022 - 08:18:06 WIB
  • Administrator
KUA Pronojiwo Lumajang Resmikan Kampung BIMAMERDEKA

 

Lumajang (humas) Bertempat di area Wisata Embong Jolali Desa Sidomulyo Kecamatan Pronojiwo Kabupaten Lumajang,KUA kecamatan Pronojiwo di hari rabu (10/08), melaksanakan kegiatan peresmian kampung BIMAMERDEKA(Bimbingan Masyarakat Moderasi Beragama dan Anti Radikalisme) yang dihadiri unsur pimpinan daerah Kabupaten Lumajang, Kemenag Lumajang, FKUB, Forkopimca, Tokoh Lintas Agama (Islam, Hindu, Protestan, Katholik) dhuafa lintas iman, yatim lintas iman dan warga Sidomulyo. 

Acara diawali oleh lagu Indonesia raya, Mars Moderasi dan Mars Penyuluh serta musik kolaborasi campursari besutan tokoh Hindu menyajikan nyanyian daerah setempat. Anggota Campursari  berlatar empat agama. Miniatur moderasi dan kerukunan cukup nyata dari klub musik daerah ini.
Kades Sidomulyo Agus Eko Purnomo menjelaskan kampung Bimamerdeka merupakan gambaran kerukunan warga Sidomulyo dari berbagai pemeluk agama. Aplikasi kebhinnekaan tergambar erat di desa ini sebagai wujud implementasi nilai - nilai pancasila. Dipastikan siapapun tidak ada yang mengusik kemerdekaan kerukunan diwilayah ini. "Merdeka", pekiknya.

Sementa Camat Pronojiwo  Hindam Adri Abadan menyampaikan bahwa  Semangat Kades Sidomulyo patut diapresiasi. Semangat Kades dapat menjadi contoh bagi kades yang lain untuk mewujudkan kerukunan dan kekompakan seperti ini. 

Di kesempatan yang sama Kepala KUA Pronojiwo Ali Iskandar dalam sambutannya menjelaskan dengan Penamaan Bimamerdeka digaungkan oleh Penyuluh Agama Islam Non PNS bidang Anti Radikalisme.  Kemudian ditawarkan kepada para lintas sektor, tokoh agama, warga masyarakat Pronojiwo. Alhamdulillah mendapat respon, dukungan dari berbagai pihak.  

Bimamerdeka lahir berdasarkan fakta berupa fenomena kerukunan antar umat beragama warga Sidomulyo. Penduduk desa ini menganut 4 agama ; Islam, Katholik, Protestan dan Hindu. Interaksi penduduk guyub warga tampak di ranah komunikasi antar warga, kegiatan keagamaan, keperluan pekerjaan maupun hajatan serta kematian.jelasnya

Miniatur interaksi kerukunan salah satunya berada di Balai Desa Sidomulyo yang pegawainya berlatar 4 pemeluk agama. Terbukti mereka dapat bekerjasama dengan baik serta tidak membedakan layanan. 

"Ini semua terjadi jika memiliki fikiran moderat dalam seluruh warga. Sebab itu eman kika konsep kerukunan Sidomulyo dan moderat fikiran warga disimpan. Adanya kampung ini untuk meningkatkan kesadaran moderat dan ekspos kedunia luar akan keberlangsungan moderasi dan kerukunan itu.", lanjut Kepala KUA.

Dr. Muhammad Muslim Kepala Kemenag Lumajang hadir untuk meresmikan dan membacakan nota kesepakatan moderasi beragama yang diikuti oleh para hadirin. 

"Kerukunan umat beragama warga desa Sidomulyo dapat menjadi contoh bagi desa dan daerah lain", sarannya. 

Kegiatan ini diakhiri penandatanganan prasasti oleh Bupati, Kepala Kemenag dan Ketua FKUB Lumajang. 

Bertepatan dengan Muharram, santunan dhuafa dan yatim dari 4 agama diberikan oleh institusi filantropi Baznas, Yakkum Emergency Unit, Lazisnu Lazismu, Paguyuban Penambang Pronojiwo dan donatur insidentil lainnya.(IJ) 

  • Kamis, 11 Agustus 2022 - 08:18:06 WIB
  • Administrator

Berita Terkait Lainnya