Kepala Kankemenag Lumajang Ikuti Evaluasi Penyelenggaraan Ibadah Haji Embarkasi Surabaya 1446 H/2025 M

Lumajang (humas)Kepala Kantor Kementerian Agama Kabupaten Lumajang, Achmad Faisol Syaifullah, bersama Kepala Seksi Penyelenggaraan Haji dan Umrah, Umar Hasan, mengikuti kegiatan Evaluasi Penyelenggaraan Ibadah Haji Embarkasi Surabaya Tahun 1446 H/2025 M. Kegiatan berlangsung pada 17–19 Juli 2025 bertempat di Hotel Novotel Solo, Jawa Tengah.

Kegiatan ini diselenggarakan oleh Kantor Wilayah Kementerian Agama Provinsi Jawa Timur sebagai bentuk refleksi dan penilaian terhadap pelaksanaan ibadah haji tahun 2025. Evaluasi ini menjadi dasar penting dalam menyusun perencanaan dan perbaikan layanan haji pada tahun 2026 mendatang.

Dalam upacara pembukaan, sambutan disampaikan oleh Kepala Bidang Penyelenggaraan Haji dan Umrah (PHU) Kanwil Kemenag Provinsi Jawa Timur, As’adul Anam, yang mewakili Kakanwil Kemenag Jatim. Ia menyampaikan apresiasi dan terima kasih kepada seluruh pihak atas suksesnya penyelenggaraan ibadah haji tahun 2025.

“Penyelenggaraan ibadah haji merupakan tugas nasional, maka harus melibatkan banyak pihak. Permasalahan kloter bukan hanya pengaturan di Indonesia, tetapi juga sangat tergantung pada kebijakan Arab Saudi,” ujarnya.

As’adul Anam juga menyoroti sejumlah permasalahan yang terjadi selama pelaksanaan ibadah haji tahun ini, termasuk tingginya angka kematian jamaah, dengan Provinsi Jawa Timur tercatat menyumbang 115 jamaah wafat. Beberapa faktor seperti usia lanjut, kelelahan fisik, hingga masalah kesehatan seperti demensia disebut menjadi penyebab utama.

Disebutkan pula, saat ini masih terdapat delapan jamaah haji Jawa Timur yang belum kembali ke tanah air, terdiri dari lima orang yang sedang dirawat di Rumah Sakit Arab Saudi (RSAS), satu jamaah yang dilaporkan hilang bernama Sukardi, satu jamaah yang baru saja melahirkan, serta satu orang yang mendampingi istrinya melahirkan.

Secara keseluruhan, jumlah jamaah haji dari Embarkasi Surabaya tahun 2025 mencapai 36.815 orang. Namun, 25 orang gagal berangkat karena terkendala proses visa menjelang penutupan.

Meski demikian, pelaksanaan ibadah haji tahun ini dinilai sangat sukses, khususnya pada puncak ibadah di Arafah, Muzdalifah, dan Mina (armuzna). As’adul Anam pun mengapresiasi dedikasi serta kinerja para petugas haji yang telah menunjukkan loyalitas dan kerja keras luar biasa dalam melayani jamaah.

Evaluasi ini diharapkan mampu menjadi bahan perbaikan sistematis guna meningkatkan kualitas pelayanan haji tahun berikutnya, demi mewujudkan haji yang aman, nyaman, dan mabrur bagi seluruh jamaah(AG/IJ)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *