
Lumajang (Humas) – Kepala Kantor Kementerian Agama (Kemenag) Kabupaten Lumajang memberikan pembekalan intensif kepada ratusan calon jamaah haji dalam kegiatan Manasik Haji tingkat Kabupaten tahun 2026. Kegiatan ini dilaksanakan serentak di dua lokasi, yakni Masjid Darul Falah dan Aula SMKN Tekung, pada Selasa (10/2/2026).
Dalam materinya, Kepala Kemenag Achmad Faisol Syaifullah menekankan pentingnya pemahaman alur perjalanan haji, mulai dari persiapan pra-embarkasi hingga teknis ibadah selama di Embarkasi. Jamaah diminta menjaga kesehatan fisik dan kelengkapan dokumen sebelum diberangkatkan menuju asrama transit.
“Jamaah harus memahami apa yang boleh dan tidak boleh dilakukan, baik saat di asrama maupun selama aktivitas di dalam pesawat. Perjalanan udara yang panjang membutuhkan kesiapan mental dan fisik,” ujar Kepala Kemenag di hadapan para jamaah.
Selain itu, materi juga mencakup prosedur kedatangan di dua pintu masuk utama, yakni Bandara Madinah dan Bandara Jeddah. Petugas menjelaskan secara detail proses imigrasi, pengambilan bagasi, hingga pelaksanaan niat ihram (miqat) bagi jamaah yang mendarat di Jeddah.
Kegiatan manasik ini bertujuan agar jamaah haji asal Lumajang dapat menjalankan ibadah secara mandiri, tertib, dan sesuai syariat, mengingat dinamika di lapangan yang seringkali memerlukan adaptasi cepat.
Poin Utama Materi Pembekalan:
* Pra-Embarkasi: Kesiapan dokumen dan kesehatan.
* Embarkasi: Alur layanan satu atap dan bimbingan ibadah di asrama.
* Penerbangan: Tata cara tayamum dan shalat di dalam pesawat.
* Bandara Arab Saudi: Prosedur teknis di Madinah dan Jeddah (AG/IJ)