Lumajang (Humas) — Dalam upaya meningkatkan transparansi dan akuntabilitas proses seleksi calon anggota Polri, Polres Lumajang bersama Kantor Kementerian Agama Kabupaten Lumajang melaksanakan penandatanganan perjanjian kerja sama terkait pengawasan dan pemeriksaan ijazah madrasah, Senin (30/3/2026).
Kegiatan ini merupakan bentuk sinergi antara Polres Lumajang dan Kementerian Agama dalam memastikan keabsahan dokumen pendidikan para peserta seleksi penerimaan anggota Polri Terpadu Tahun Anggaran 2026.
Penandatanganan kerja sama tersebut mencakup pengawasan dan verifikasi ijazah dari jenjang Madrasah Ibtidaiyah (MI), Madrasah Tsanawiyah (MTs), hingga Madrasah Aliyah (MA). Hal ini dilakukan guna menjamin bahwa seluruh dokumen yang digunakan peserta seleksi benar-benar valid dan dapat dipertanggungjawabkan.
Kepala Kantor Kementerian Agama Kabupaten Lumajang Achmad Faisol Syaifullah menyampaikan bahwa kerja sama ini menjadi langkah strategis dalam mendukung pelaksanaan rekrutmen Polri yang bersih, transparan, dan bebas dari praktik kecurangan. “Kami berkomitmen untuk memberikan dukungan penuh dalam proses verifikasi ijazah madrasah, sehingga seleksi berjalan dengan objektif dan kredibel,” ujarnya.
Sementara itu, perwakilan dari Polres Lumajang menegaskan bahwa keabsahan dokumen menjadi salah satu aspek penting dalam tahapan seleksi. Oleh karena itu, kolaborasi dengan Kemenag dinilai sangat penting guna memastikan setiap tahapan berjalan sesuai ketentuan.
Melalui kerja sama ini, diharapkan proses penerimaan anggota Polri Tahun Anggaran 2026 dapat berjalan lebih profesional, akuntabel, dan menghasilkan calon anggota Polri yang berkualitas serta berintegritas tinggi.
Kegiatan ini sekaligus menjadi wujud komitmen bersama dalam membangun sistem rekrutmen yang transparan serta meningkatkan kepercayaan masyarakat terhadap institusi Polri.(IJ/AG)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *