Logo Kemenag Lumajang
Kemenag Lumajang

Resepsi Harlah Ke-III IPARI Lumajang, Teguhkan Peran Penyuluh dalam Merawat Negeri

Diterbitkan: June 4, 2026 Oleh: admin
Resepsi Harlah Ke-III IPARI Lumajang, Teguhkan Peran Penyuluh dalam Merawat Negeri


Lumajang (Humas) — Ikatan Penyuluh Agama Republik Indonesia (IPARI) Kabupaten Lumajang menggelar Resepsi Hari Lahir (Harlah) ke-III pada Kamis (4/6/2026) di Aula Kantor Kementerian Agama Kabupaten Lumajang. Kegiatan yang mengusung tema “IPARI Merawat Negeri: Gerakan Spiritual, Literasi, dan Ekologi” ini dihadiri Kepala Kantor Kementerian Agama Kabupaten Lumajang Achmad Faisol Syaifullah, Kasubbag Tata Usaha, para kepala seksi, penyelenggara, kepala KUA, serta penyuluh agama se-Kabupaten Lumajang.
Kegiatan tersebut menjadi momentum untuk memperkuat komitmen para penyuluh agama dalam menjalankan tugas pembinaan keagamaan, pemberdayaan masyarakat, serta menjaga kerukunan umat beragama di tengah dinamika kehidupan sosial yang terus berkembang.
Kepala Kantor Kementerian Agama Kabupaten Lumajang, Achmad Faisol Syaifullah, dalam sambutannya menyampaikan bahwa tema Harlah IPARI tahun ini memiliki makna yang sangat relevan dengan tugas dan fungsi penyuluh agama. Menurutnya, gerakan spiritual mengandung makna penguatan nilai-nilai keagamaan di tengah masyarakat, gerakan literasi merupakan upaya meningkatkan wawasan dan pemahaman masyarakat melalui edukasi yang berkelanjutan, sedangkan gerakan ekologi menunjukkan kepedulian terhadap pelestarian lingkungan sebagai bagian dari tanggung jawab keagamaan.
“Penyuluh agama harus terus menjaga performa dan kualitas pengabdiannya. Kita harus menjadi energi positif bagi masyarakat karena penyuluh merupakan garda terdepan yang berinteraksi langsung dengan masyarakat,” ujar Faisol.
Ia menegaskan bahwa keberadaan penyuluh agama memiliki peran strategis dalam membangun kehidupan masyarakat yang harmonis, moderat, dan berdaya. Oleh karena itu, seluruh penyuluh diharapkan terus meningkatkan kapasitas, menjaga integritas, serta menghadirkan program-program yang memberikan manfaat nyata bagi masyarakat.
Pada kesempatan tersebut, Faisol juga mengingatkan pentingnya menjaga dan merawat Kampung Moderasi Beragama yang telah dibentuk di berbagai wilayah. Menurutnya, Kampung Moderasi Beragama merupakan salah satu wujud nyata implementasi program Kementerian Agama dalam memperkuat toleransi, kerukunan, dan persatuan di tengah keberagaman.
“Jangan sampai Kampung Moderasi Beragama hanya menjadi program seremonial. Kampung moderasi harus terus dijaga, dirawat, dan dikembangkan melalui berbagai kegiatan yang melibatkan masyarakat secara langsung,” tegasnya.
Melalui peringatan Harlah ke-III ini, IPARI Kabupaten Lumajang diharapkan semakin solid dan profesional dalam menjalankan tugas kepenyuluhan, sekaligus menjadi mitra strategis Kementerian Agama dalam merawat kehidupan beragama, meningkatkan literasi keagamaan, serta membangun kesadaran masyarakat terhadap pentingnya menjaga lingkungan demi terwujudnya masyarakat yang rukun, harmonis, dan berkelanjutan.(IJ/AG)

Berita Terkait

Kemenag Lumajang Jalin Kerja Sama Peningkatan Kompetensi Bahasa Inggris Melalui Program GEMA BERBARIS
Humas

June 3, 2026

Kemenag Lumajang Jalin Kerja Sama Peningkatan Kompetensi Bahasa Inggris Melalui Program GEMA BERBARIS

Baca Selengkapnya
Peringati Hari Lahir Pancasila 2026, ASN Kankemenag Lumajang Teguhkan Komitmen Kebangsaan
Humas

June 1, 2026

Peringati Hari Lahir Pancasila 2026, ASN Kankemenag Lumajang Teguhkan Komitmen Kebangsaan

Baca Selengkapnya
Tujuh CPNS Kankemenag Lumajang Terima SK Pengangkatan ASN pada Upacara Hari Lahir Pancasila 2026
Humas

June 1, 2026

Tujuh CPNS Kankemenag Lumajang Terima SK Pengangkatan ASN pada Upacara Hari Lahir Pancasila 2026

Baca Selengkapnya