
Lumajang (Humas) Penyuluh Agama Islam Kabupaten Lumajang menggelar kegiatan Talk Show BRUN (Bimbingan Remaja Usia Nikah) sebagai bentuk edukasi dan pembinaan bagi generasi muda dalam menghadapi kehidupan berkeluarga di masa depan. Kegiatan tersebut dilaksanakan bekerja sama dengan Forum Silaturahmi Mahasiswa Universitas Bhakti Indonesia (UBI) Banyuwangi dan Universitas Dr. H. Sumarno (UNISMAR), Rabu (20/5/2026).
Mengusung tema “Menyiapkan Generasi Berkualitas Menuju Indonesia Emas 2045”, kegiatan ini berlangsung pukul 13.00 WIB di Warung Bedjo Ayam Pedas Srebet, Lumajang.
Talk show menghadirkan Kasi Bimas Islam Kankemenag Kabupaten Lumajang, Hidayatullah, S.Kom, dan Koordinator Perkuliahan Kabupaten Lumajang, Khoiril Anam, S.HI., M.Sy., sebagai keynote speaker.
Sementara itu, materi utama disampaikan oleh Penyuluh Agama Islam KUA Kecamatan Sumbersuko, Syayidah Mittakhul W.M., S.Sos. Kegiatan juga menghadirkan Ning Mamlu’atul Maghfiroh, M.Pd., Gr., Pengasuh PP APITA Nurus Salam Jarit Kecamatan Candipuro, sebagai pemateri pembanding.
Dalam sambutannya, Kasi Bimas Islam Kankemenag Kabupaten Lumajang, Hidayatullah, S.Kom, menyampaikan apresiasi atas terselenggaranya kegiatan BRUN yang diinisiasi oleh Penyuluh Agama Islam KUA Kecamatan Sumbersuko. Menurutnya, kegiatan tersebut menjadi langkah positif dalam memberikan edukasi dan pembinaan kepada generasi muda agar memiliki kesiapan mental, spiritual, dan sosial dalam membangun keluarga yang harmonis dan berkualitas.
Ia juga menegaskan bahwa kegiatan BRUN merupakan salah satu kontribusi nyata program Kemenag Berdampak dalam membina dan mendampingi generasi muda. Melalui edukasi dan bimbingan kepada remaja usia nikah, Kementerian Agama hadir untuk memberikan dampak positif bagi masyarakat, khususnya dalam menciptakan keluarga yang sehat, harmonis, dan berkualitas menuju Indonesia Emas 2045.
Melalui kegiatan ini, para penyuluh agama Islam berharap remaja usia nikah dapat memahami pentingnya kesiapan mental, spiritual, dan sosial dalam membangun keluarga yang harmonis, sehat, dan berkualitas. Selain itu, kegiatan tersebut diharapkan mampu menjadi wadah edukasi bagi generasi muda untuk berkontribusi dalam mewujudkan Indonesia Emas 2045.
