
Lumajang (Humas) – Kepala Kantor Kementerian Agama (Kemenag) Kabupaten Lumajang, Achmad Faisol Syaifullah, memberikan pembinaan khusus kepada seluruh aparatur sipil negara (ASN) dan pegawai di lingkungan Kantor Urusan Agama (KUA) Kecamatan Tempursari, Kamis (21/5/2026).
Kegiatan yang berlangsung di aula KUA Kecamatan Tempursari ini bertujuan untuk meningkatkan kualitas pelayanan publik, penguatan moderasi beragama, serta penegakan disiplin pegawai di wilayah selatan Lumajang.
Dalam arahannya, Achmad Faisol Syaifullah menekankan pentingnya peran KUA sebagai garda terdepan Kementerian Agama yang bersentuhan langsung dengan masyarakat. Ia meminta seluruh jajaran KUA Tempursari untuk terus berinovasi dan memberikan pelayanan yang prima, cepat, dan transparan.
“KUA bukan lagi sekadar tempat mencatat pernikahan. KUA adalah pusat layanan keagamaan yang komprehensif. Oleh karena itu, integritas, keramahan, dan profesionalisme harus menjadi napas utama dalam melayani masyarakat,” ujar Faisol.
Selain mengenai kualitas pelayanan, Kepala Kemenag Lumajang juga menyoroti beberapa poin penting dalam pembinaan kali ini:
• Pemanfaatan Digitalisasi Layanan: Pegawai diminta memaksimalkan sistem digital kementerian untuk memangkas birokrasi dan menghindari pungutan liar (pungli).
• Penguatan Moderasi Beragama: KUA diharapkan menjadi pelopor dalam menjaga kerukunan antarumat beragama dan menangkal radikalisme di tingkat kecamatan.
• Disiplin Kerja: Menjaga jam kerja dan performa sesuai dengan regulasi terbaru mengenai kinerja ASN.
Sementara itu, Kepala KUA Kecamatan Tempursari menyambut baik pembinaan langsung ini. Menurutnya, kehadiran Kepala Kemenag Lumajang ke wilayah ujung selatan ini menjadi suntikan motivasi tersendiri bagi para staf dan penyuluh agama di Tempursari untuk terus meningkatkan kinerja.
Acara pembinaan yang berlangsung khidmat tersebut diakhiri dengan sesi diskusi dan tanya jawab interaktif antara Kepala Kantor Kemenag Lumajang dengan para pegawai KUA Tempursari.
