Lumajang (Humas) – Kepala Kantor Urusan Agama (KUA) Kecamatan Rowokangkung, Bambang Sholeh Purwanto, hadir sebagai narasumber dalam kegiatan Locus Stunting , kegiatan ini sinergi antara KUA, PKK, PLKB dan PUSKESMAS untuk menanggulangi masalah locus stunting yang ada di desa desa secara efekif.
Kegiatan diselenggarakan di Pendopo Kecamatan Rowokangkung pada Senin, 10 Maret 2025. Acara ini juga dihadiri oleh Ketua Tim Penggerak PKK Kecamatan Rowokangkung, Nira Fitri Aviana, serta narasumber lainnya dari Penyuluh Lapangan Keluarga Berencana (PLKB).
Dalam paparannya, Bambang Sholeh Purwanto menyoroti kondisi terkini Kecamatan Rowokangkung yang masuk dalam nominasi daerah dengan peningkatan kasus stunting. “Tahun ini, Rowokangkung masuk dalam garis merah atau Locus Stunting, padahal tahun sebelumnya masih dalam kategori aman,” ungkapnya.
Ia menekankan pentingnya peran semua pihak dalam menekan angka stunting, terutama melalui edukasi kepada masyarakat tentang pola asuh dan gizi anak. “Sinergi antara KUA, PKK, dan PLKB sangat diperlukan untuk menanggulangi permasalahan ini secara efektif,” tambahnya.
Di sisi lain, Bambang Sholeh Purwanto juga menyampaikan kabar baik terkait program Bimbingan Perkawinan (Binwin) di Rowokangkung. “Alhamdulillah, laporan dari TK Kabupaten menyatakan bahwa pelaksanaan Binwin di Kecamatan Rowokangkung telah mencapai 100%,” ujarnya dengan bangga.
Program Binwin merupakan salah satu upaya KUA dalam memberikan edukasi kepada calon pengantin mengenai kesehatan reproduksi, pola asuh anak, dan kesiapan dalam membangun keluarga yang berkualitas, sehingga dapat menjadi langkah preventif dalam mencegah stunting sejak dini.
Dengan adanya kegiatan ini, diharapkan semua pihak dapat semakin berperan aktif dalam upaya pencegahan stunting di Rowokangkung, demi mewujudkan generasi yang sehat dan berkualitas(IJ/AG)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *