
Lumajang (Humas) – Sebanyak 86 Kepala Madrasah Aliyah (MA) se-Kabupaten Lumajang mengikuti kegiatan Penguatan Pengembangan Kompetensi Manajerial yang digelar di MA Yahtadi Kedungjajang pada Senin, 29 September 2025. Kegiatan ini menjadi ajang penting untuk meningkatkan kapasitas dan profesionalisme kepala madrasah dalam mengelola lembaga pendidikan secara efektif dan inovatif.
Kegiatan tersebut menghadirkan Kasi Pendidikan Madrasah (Pendma) Kantor Kementerian Agama Kabupaten Lumajang, Dr. Edi Nanang Sofyan Hadi, S.Ag., M.Pd. sebagai narasumber utama. Dalam penyampaiannya, beliau menegaskan bahwa kepala madrasah memiliki peran strategis dalam memastikan mutu pendidikan Islam berjalan sesuai arah kebijakan Kementerian Agama.
“Kepala madrasah bukan hanya administrator, tetapi juga leader dan motivator yang harus mampu menggerakkan seluruh potensi warga madrasah untuk mencapai visi dan misi lembaga,” ujar Dr. Edi Nanang.
Beliau juga menekankan pentingnya kompetensi manajerial yang mencakup perencanaan program, pengambilan keputusan berbasis data, serta kemampuan komunikasi yang efektif. Dengan penguatan ini, diharapkan setiap kepala MA mampu menciptakan lingkungan belajar yang kondusif, transparan, dan berorientasi pada peningkatan mutu pendidikan.
Selain paparan materi, kegiatan juga diisi dengan sesi diskusi interaktif yang membahas berbagai tantangan di lapangan, mulai dari pengelolaan kurikulum, supervisi guru, hingga strategi peningkatan kedisiplinan dan budaya kerja di madrasah.
Kegiatan penguatan kompetensi ini diharapkan menjadi langkah nyata dalam mendorong madrasah aliyah di Kabupaten Lumajang semakin maju, berdaya saing, dan adaptif terhadap perubahan zaman.