Lumajang (Humas) — Kantor Kementerian Agama Kabupaten Lumajang menggelar Tasyakuran Hari Amal Bakti (HAB) ke-80 Kementerian Agama Republik Indonesia, Rabu (21/1/2026). Kegiatan berlangsung di RCC (Rock Convention Center) Lumajang dan diikuti oleh seluruh keluarga besar Kantor Kementerian Agama Kabupaten Lumajang.

Tasyakuran tersebut dihadiri Kepala Kantor Wilayah Kementerian Agama Provinsi Jawa Timur, Ahmad Sruji Bahtiar, serta jajaran pejabat dan pegawai Kankemenag Lumajang, mulai dari Kasubag Tata Usaha, para Kepala Seksi, Penyelenggara Zakat dan Wakaf, pengawas madrasah, kepala KUA, penghulu, kepala madrasah, penyuluh agama, hingga para guru.

Kegiatan diawali dengan penampilan fashion show dari Madrasah Aliyah Plus serta Tari Godril Lumajang yang dibawakan oleh siswa MTsN 1 Lumajang, menambah semarak suasana tasyakuran.
Kepala Kankemenag Lumajang, Achmad Faisol Syaifullah, dalam sambutannya menyampaikan bahwa pelaksanaan HAB tahun ini selaras dengan momentum program pemerintah daerah.

Ia menegaskan bahwa seluruh rangkaian kegiatan HAB merupakan bagian dari program strategis Kementerian Agama ke depan yang harus dijalankan dengan penuh tanggung jawab.
“Program-program Kementerian Agama harus terus dilaksanakan, termasuk yang telah berjalan beberapa waktu lalu hingga yang akan datang. Kami juga menyampaikan terima kasih kepada Badan Pertanahan Nasional Kabupaten Lumajang atas kerja sama yang baik, khususnya dalam kegiatan sertifikasi tanah wakaf seluruh KUA,” ujarnya.

Sementara itu, dalam pembinaannya, Ahmad Sruji Bahtiar menekankan pentingnya peran ASN Kementerian Agama dalam mengimplementasikan tugas dan tanggung jawab sebagai pengemban misi negara. Ia mengingatkan agar seluruh ASN menjaga integritas, profesionalitas, dan marwah Kementerian Agama.

“ASN Kemenag harus mampu mengimplementasikan nilai-nilai pengabdian. Kita mengemban misi negara, menjaga cinta dan persatuan. amal tanpa ilmu tidak hanya sia-sia,tetapi juga bisa menyesatkan dan mencelakakan diri sendiri maupun orang lain, sebagaimana pesan Imam Al-Ghazali. Karena itu, buanglah semua prasangka buruk,” pesannya.

Melalui momentum HAB ke-80 ini, seluruh ASN Kementerian Agama diajak untuk terus beramal dan bekerja dengan ikhlas, bertindak karena Allah SWT, serta memberikan manfaat bagi masyarakat. “Niat mengabdi di Kementerian Agama adalah bagian dari pengabdian kepada Allah. Dengan menjaga marwah Kemenag, kita wujudkan pengabdian melalui kerja nyata dan pelayanan terbaik,” pungkasnya

 

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *