
Kegiatan tersebut diselenggarakan oleh Indonesian Young Scientist Association (IYSA) bekerja sama dengan Fakultas Teknik Universitas Diponegoro (UNDIP) dan diikuti oleh peserta dari berbagai negara ASEAN.
Medali emas diraih melalui karya ilmiah berjudul “An Ecological Literacy Crisis: Mitigating Students’ Environmental Apathy Through the Interactive Game Eco Quest.” Karya tersebut mengangkat isu rendahnya literasi ekologi di kalangan pelajar serta menawarkan solusi inovatif berupa media pembelajaran berbasis permainan interaktif (game) untuk meningkatkan kepedulian lingkungan peserta didik.
Tim peneliti KIR MTsN 1 Lumajang terdiri atas enam siswa, yaitu Aisyah Auliyaurrachman (9G), Alya Kamila Yasmin (9C), Farah Alilatul Bariza (8C), Leony Adyaksa (9C), Manha Sanika Zarin (8C), dan Annisa Syifaul Aliya (7F). Seluruh proses penelitian dan penulisan karya ilmiah tersebut dibimbing oleh Ustadzah Vivin Novaliana, M.Pd.
Kepala MTsN 1 Lumajang Muhammad Safikmenyampaikan apresiasi dan rasa syukur atas capaian prestasi tersebut. Menurutnya, keberhasilan ini menjadi bukti komitmen madrasah dalam menumbuhkan budaya literasi, riset, dan inovasi di kalangan peserta didik, sekaligus memperkuat peran madrasah dalam mencetak generasi unggul dan berdaya saing global.
Ke depan, karya ilmiah remaja hasil penelitian siswa MTsN 1 Lumajang akan terus dikembangkan dan ditulis secara berkelanjutan dalam bentuk karya tulis ilmiah, sebagai bagian dari penguatan program literasi dan riset madrasah.(IJ/AG)