
Lumajang (Humas) — Program INOVASI bersama Kementerian Agama Republik Indonesia menggelar kegiatan pelatihan Implementasi Kurikulum Berbasis Cinta (KBC) tahap kedua (IN-2) bagi Madrasah Ibtidaiyah (MI) sasaran di Kabupaten Lumajang. Kegiatan ini dilaksanakan pada Jumat–Sabtu, 6–7 Maret 2026 bertempat di Alka Cafe Lumajang, Kecamatan Sukodono.
Kegiatan ini diikuti, Ketua Pokjawas sekaligus fasilitator KBC, 1 Pengawas Madrasah, 13 Kepala Madrasah, serta 39 guru kelas 3, 4, dan 5 dari 13 MI sasaran program.
Adapun madrasah yang mengikuti kegiatan tersebut antara lain MI Nurul Islam Kota Citrodiwangsan, MI Al-Ghozali Gambiran Rogotrunan, MI Habibul Abrori Suko Jogoyudan, MI Kholafiyah Syafi’iyah Boreng, MI Nurul Islam Denok, MI Islamiyah Hasanuddin Tompokersan, MI Nurul Huda Jogotrunan, MI Tarbiyatul Mubtadi’in Labruk Lor, MI Miftahul Huda Laban, MI Miftahul Ulum Pulosari, MI Islam Fitriyah Banjarwaru, MI Intensif Hidayatul Hasan Blukon, serta MI Quran Terpadu Al Fauzan.
Pelatihan ini merupakan lanjutan dari rangkaian implementasi Kurikulum Berbasis Cinta yang telah dimulai sejak Januari 2026, melalui kegiatan sosialisasi, pengambilan data awal (baseline), pelatihan tahap pertama (IN-1), serta pendampingan oleh fasilitator daerah.
Melalui kegiatan ini diharapkan kepala madrasah dan guru dapat memperkuat penerapan pembelajaran berbasis nilai-nilai cinta, yaitu cinta kepada Allah dan Rasul, cinta diri, cinta sesama, cinta ilmu, cinta alam, serta cinta tanah air, sehingga mampu mendorong peningkatan kualitas pembelajaran dan pembentukan karakter peserta didik di madrasah. (IJ/AG)