Lumajang (Humas) Tim Hisab Rukyat Kabupaten Lumajang melaksanakan pemantauan hilal awal bulan Syawal 1447 H di Air Weapon Range (AWR) Pandanwangi, Kunir, pada Kamis sore (19/03/2026). Meskipun pengamatan dilakukan dengan penuh antusias, hilal dilaporkan tidak berhasil terlihat dari titik pantau tersebut.
Detail Pelaksanaan Rukyat
Kegiatan ini diikuti oleh berbagai unsur terkait, di antaranya:
Kankemenag Kabupaten Lumajang (Kasubag TU, Penyelenggara Zawa, dan Tim Hisab Rukyat).
Bagian Kesra Pemda Kabupaten Lumajang.
Lembaga Falakiyah PCNU Kabupaten Lumajang.
Arya Wiraraja Astronomi.
Berdasarkan hasil hisab metode Addurrul Aniq dari PCNU Lumajang, posisi hilal saat Ghurub (17:39 WIB) sebenarnya berada pada posisi Irtifa’ Haqiqi 02^\circ 12′ dengan elongasi 5^\circ 32′.
Kendala di Lapangan
Kondisi cuaca di lokasi terpantau cerah berawan. Namun, faktor geografis dan atmosfer menjadi kendala utama dalam pemantauan fisik.
“Bulan tidak dapat terlihat karena terhalang oleh bukit-bukit kecil di sisi barat serta adanya kabut tebal pada saat detik-detik terbenamnya hilal,” lapor tim pelaksana di lapangan.
Apresiasi dan Langkah Selanjutnya
Kasubag TU Kankemenag Kabupaten Lumajang yang hadir langsung di lokasi memberikan apresiasi atas sinergi seluruh tim. Beliau menyatakan bahwa acara berjalan dengan lancar dan sangat mengapresiasi semangat serta dedikasi para peserta dalam menjalankan tugas keumatan ini.
Meskipun hasil pantauan di AWR Lumajang tidak berhasil melihat hilal, keputusan resmi mengenai jatuhnya 1 Syawal 1447 H tetap menunggu hasil Sidang Isbat yang digelar oleh Kementerian Agama RI di Jakarta, yang merangkum hasil pantauan dari seluruh titik rukyat di Indonesia.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *