Lumajang(humas) Bertempat di Mushola Kantor Kementerian Agama (Kankemenag) Lumajang,Senin 03 Maret 2025 menggelar sholat Duhur berjamaah yang diikuti oleh seluruh pimpinan dan ASN Kankemenag. Jamaah kali ini dipimpin oleh Ketua Kelompok Kerja Pengawas (Pokjawas) Madrasah, Ruli Widayadi. Setelah sholat, kegiatan dilanjutkan dengan kultum yang disampaikan oleh Ketua Ikatan Penyuluh Agama Republik Indonesia (IPARI) Lumajang, Budiono.

Dalam kultumnya, Budiono menyampaikan keutamaan bulan Ramadhan, bulan yang penuh berkah dan ampunan. Ia mengawali dengan menyebutkan sebuah hadits:

“Siapa yang bergembira dengan datangnya bulan Ramadhan, maka Allah haramkan jasadnya dari api neraka.”Hadits ini mengajarkan bahwa seorang mukmin yang menyambut Ramadhan dengan sukacita akan mendapatkan perlindungan dari siksa neraka.

Empat Keutamaan Bulan Ramadhan

Kebaikan Dilipatgandakan
Rasulullah ﷺ bersabda:

“Setiap amalan anak Adam dilipatgandakan pahalanya. Satu kebaikan dibalas sepuluh hingga tujuh ratus kali lipat, kecuali puasa. Sesungguhnya puasa itu untuk-Ku dan Aku sendiri yang akan membalasnya.” (HR. Bukhari & Muslim)

Artinya, di bulan Ramadhan, setiap amal ibadah akan diberi pahala berlipat sesuai dengan keikhlasan masing-masing individu.

Doa Dikabulkan
Rasulullah ﷺ bersabda:

“Ada tiga doa yang tidak akan tertolak: (1) doa orang yang berpuasa hingga berbuka, (2) doa pemimpin yang adil, dan (3) doa orang yang teraniaya.” (HR. Tirmidzi)

Oleh karena itu, jamaah diingatkan untuk memperbanyak doa selama Ramadhan, terutama saat berpuasa dan menjelang berbuka.

Malam Lailatul Qadar
Allah berfirman dalam Al-Qur’an:

لَيْلَةُ الْقَدْرِ خَيْرٌ مِنْ أَلْفِ شَهْرٍ

“Malam Lailatul Qadar itu lebih baik dari seribu bulan.” (QS. Al-Qadr: 3)

Keutamaan malam ini setara dengan 83 tahun 4 bulan beribadah. Oleh karena itu, jamaah diimbau untuk mencari malam ini sejak awal Ramadhan, terutama di sepuluh malam terakhir.

Bulan Al-Qur’an
Allah berfirman:

شَهْرُ رَمَضَانَ الَّذِي أُنزِلَ فِيهِ الْقُرْآنُ

“Bulan Ramadhan adalah bulan yang di dalamnya diturunkan Al-Qur’an.” (QS. Al-Baqarah: 185)

Al-Qur’an akan menjadi syafaat (penolong) bagi pembacanya di hari kiamat. Oleh karena itu, umat Islam dianjurkan untuk lebih banyak membaca, memahami, dan mengamalkan isi Al-Qur’an selama Ramadhan.

Kesimpulan

Dalam kultumnya, Budiono menegaskan bahwa bulan Ramadhan adalah kesempatan bagi umat Islam untuk meningkatkan amal ibadah, memperbanyak doa, mengejar malam Lailatul Qadar, serta mendekatkan diri kepada Al-Qur’an.

Kegiatan sholat berjamaah dan kultum di Kankemenag Lumajang ini berjalan dengan khidmat dan diharapkan dapat meningkatkan motivasi ASN Kemenag dalam menyambut bulan Ramadhan dengan penuh keimanan dan ketakwaan.(IJ/AG)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *