
Lumajang (humas) Dalam upaya memperkuat peran sosial dan spiritual di tengah masyarakat, Kampung Zakat Desa Alun-Alun, Kecamatan Ranuyoso, Kabupaten Lumajang, menggelar kegiatan pembinaan serta penyaluran santunan kepada anak yatim dan dhuafa pada Rabu (30/7/2025).
Acara ini merupakan hasil kolaborasi antara Kampung Zakat dan Lembaga Amil Zakat, Infak, dan Sedekah (Lazis) Al-Haromain, yang merupakan anggota aktif Forum Zakat (FOZ) Kabupaten Lumajang. Hadir dalam kegiatan tersebut Penyelenggara Zakat dan Wakaf (Zawa) Kementerian Agama Kabupaten Lumajang, Sriwati, Ketua Lazis Al-Haromain, para pengurus Kampung Zakat, serta masyarakat setempat yang antusias mengikuti seluruh rangkaian kegiatan.

Sebanyak 40 penerima manfaat, terdiri dari 20 anak yatim dan 20 dhuafa, menerima bantuan santunan. Kegiatan ini merupakan bagian dari komitmen lembaga pengelola zakat dalam menebar manfaat secara lebih luas, khususnya kepada masyarakat yang membutuhkan di daerah pelosok.
“Bahwasanya Kampung Zakat diresmikan pada tahun 2021 oleh Kepala Kantor Kementerian Agama Kabupaten Lumajang, Muhammad Muslim. Kini sudah berjalan lima tahun dengan berbagai program di bidang sosial, pendidikan, ekonomi, dan kesehatan, yang melibatkan anak-anak hingga lansia. Alhamdulillah, kegiatan ini sangat dirasakan manfaatnya oleh masyarakat sekitar,” ungkap Hafidz, salah satu pengurus Kampung Zakat.
Sriwati selaku Penyelenggara Zawa turut menyampaikan apresiasinya terhadap kegiatan ini. Ia menyebut sinergi antara lembaga pengelola zakat dan masyarakat merupakan bentuk nyata kepedulian sosial.
“Alhamdulillah, dalam kesempatan kali ini, Lazis Al-Haromain memberikan santunan kepada 20 anak yatim, dan dari kami juga menyalurkan santunan untuk 20 dhuafa,” ujarnya.
Sriwati juga mengungkapkan rasa bangganya dapat mengunjungi Kampung Zakat Desa Alun-Alun yang berada di pelosok namun memiliki semangat kebersamaan yang tinggi.
“Ini adalah kunjungan pertama saya ke Kampung Zakat Desa Alun-Alun. Saya merasa sangat senang dan bangga melihat suasana masyarakat yang guyub dan rukun. Semoga kebersamaan ini terus terjaga dan seluruh masyarakat senantiasa diberi kesehatan serta kebahagiaan,” imbuhnya.
Melalui kegiatan ini, diharapkan semangat gotong royong dan kepedulian sosial dapat terus tumbuh serta menjadi inspirasi bagi wilayah lain dalam mengelola zakat secara produktif dan tepat sasaran.(AG/IJ)