
Lumajang (humas) Dalam upaya mewujudkan madrasah yang peduli dan berbudaya lingkungan, Seksi Pendidikan Madrasah (Pendma) Kementerian Agama Kabupaten Lumajang menggelar Rapat Koordinasi Gerakan Peduli dan Berbudaya Lingkungan Hidup di Madrasah, pada Senin, 21 Juli 2025, bertempat di Gazebo Kemenag Lumajang.

Rapat dipimpin langsung oleh Kasi Pendma Edi Nanang Sofyan Hadi, didampingi Ketua Pokjawas Ruli Wijayadi serta staf Pendma Ahmad Yani. Kegiatan ini diikuti oleh perwakilan dari sembilan lembaga pendidikan di bawah naungan Kementerian Agama, yakni MAN Lumajang, MA Syarifuddin, MA Miftahul Ulum Banyuputih Kidul, MA Midad, MTs Syarifuddin, MTs Miftahul Ulum Banyuputih Kidul, MI Nurul Islam Kota Lumajang, MI Nurul Islam Kunir Lor, dan MI Nurul Islam Labruk Kidul.
Dalam sambutannya, Edi Nanang menekankan pentingnya sinergi antara pendidikan karakter dan kepedulian lingkungan melalui program Adiwiyata. “Madrasah tidak hanya mencetak lulusan yang cerdas secara akademik, tetapi juga harus mampu melahirkan generasi yang peduli terhadap kelestarian lingkungan,” ujarnya.
Koordinasi ini menjadi langkah awal dalam melakukan pemetaan madrasah binaan Adiwiyata berbasis data, dengan dua indikator utama: jumlah siswa terbanyak dan akreditasi A. Pemetaan tersebut bertujuan mengidentifikasi madrasah yang siap secara kelembagaan, sarana prasarana, serta komitmen warga madrasah untuk mewujudkan lingkungan yang bersih, sehat, dan hijau.

Melalui kegiatan ini, Kementerian Agama Kabupaten Lumajang menegaskan komitmennya dalam mendukung madrasah sebagai pelopor gerakan peduli lingkungan di sektor pendidikan. Diharapkan, madrasah peserta dapat segera menyusun rencana aksi, membentuk tim Adiwiyata internal, serta mengintegrasikan nilai-nilai kepedulian lingkungan ke dalam pembelajaran dan budaya madrasah.(AG/IJ)